Rectoverso itu Mempunyai Berbagai Macam Bentuk Alternatif, Mengapa Harus Pakai Yang Berbentuk Palu Arit PKI

Asslamualaikum sahabat JO, pada kesempatan kali ini JO akan membagikan informasi mengenai :
Rectoverso itu Mempunyai Berbagai Macam Bentuk Alternatif, Mengapa Harus Pakai Yang Berbentuk Palu Arit PKI


Jabungonline.com - Mencegah terjadinya kegaduhan dan kontroversi di Masyarakat, harusnya dideteksi dari wala, salah satunya mengapa metodologi Rectoverso pada uang kertas cetak NKRI yang baru, mengambil rectoverso pada logo BI dengan memancing persepsi publik mirip palu arit Logo PKI

Sementara RECTOVERSO adalah gambar yang saling mengisi antarmuka belakang dan depan. Salah satu contoh retoverco yang kita temui sehari-hari adalah ikon gambar di uang kertas. Misalkan, ada sebuah retoverso yang secara utuh berupa lingkaran yang di dalamnya ada 5 kelopak, berjajar teratur dan berpusat pada satu titik tengah

Mungkin benar yang disampaikan Habib Rizieq Shihab seusai pemeriksaan di Mapolda Metro Jaya siang ini, Habib Rizieq Shihab mengatakan “Teknologi pengamanan uang kertas dengan metodologi rectoverso itu mempunyai ribuan alternatif bentuk, kenapa bentuknya seperti palu arit PKI, kenapa tidak diambil bentuk lain?”

Bahkan Habib Rizieq Shihab menunjukkan solusi gambar gambar Rectoverso alternatif seandainya BI tidak ingin memancing reaksi dari masyarakat dengan dikaitkan rectoverso yang mirip palu arit PKI

Tidak perlu ada asap kalau tidak ada api, Masyarakat hanya menggunakan kepeduliannya terhadap bangsa atas bahaya laten komunis yang mungkin masih bisa terjadi, dan sudah tugas pemerintah dan Bank Indonesia tidak untuk memancing persepsi publik lebih jauh terkait rectoverso yang ada pada uang cetak baru

Tidak perlu ada Kegaduhan, seandainya ada pencegahan sejak dari awal, ditambah lagi masih ada solusi alternatif yang lain untuk tidak memancing reaksi 

Demikian sahabat JO informasi yang berhasil kami kutip dari berbagai media online, mudah-mudahan bermanfaat.

No comments:

Komentar dari setiap Artikel adalah tanggung jawab pribadi masing-masing.

Berkomentarlah yang baik dan sopan.

Powered by Blogger.