Frustasi Tak Dapat Kerja, Alumni Unila Yuyun Sapto Gantung Diri

PIHAK keluarga sedang mendoakan jenazah Yuyun Sapto (35) di TPU Desa Cidadap, Campang Jaya, Bandar Lampung, Rabu, 26/7/2017. Alumni D-3 Teknik Mesin Unila itu gantung diri lantaran frustasi tak dapat kerja.

Jabungonline.com – Yuyun Sapto (35) ditemukan tewas gantung diri di sebuah pohon di lereng bukit di Jalan Tirtayasa, Kelurahan Campang Jaya, Kecamatan Sukabumi, Bandar Lampung, Selasa lalu, 25/7/2017, sekitar pukul 17.00 WIB. Alumni Diploma III (D-3) Teknik Mesin Universitas Lampung (Unila) itu diduga mengakhiri hidupnya lantaran frustasi tak dapat kerja.

“Mungkin dia frustasi mikirin masa depan. Sebab, beberapa kali dia lamar kerja, tak ada (perusahaan) yang menerima. Padahal, Yuyun sudah lulus enam tahun lalu, tapi sama sekali belum pernah kerja secara tetap. Dia sudah cari kerja ke Jakarta, tapi tetap enggak dapat. Cari kerja sekarang susah kalau tak ada orang dalam,” kata Herman, ayah Yuyun, usai memakamkan jasad anaknya di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Desa Cidadap, Campang Jaya, Rabu, 26/7/2017.

Warga Kampung Beringin, Campang Jaya, itu mengatakan, Yuyun menghilang sejak 13 Juli lalu. Pihak keluarga sudah mencari, namun tidak berhasil menemukan almarhum. Kemarin, pihak keluarga mendengar kabar ihwal penemuan mayat di bukit. Ciri-ciri mayat tersebut mirip dengan anaknya.

“Saya pastikan ke sana, ternyata benar itu anak saya. Walaupun tubuhnya sudah busuk dan susah dikenali, tapi saya mengenali karena dia pakai tali pinggang milik saya. Di sakunya juga ada Surat Izin Mengemudi (SIM) atas nama Yuyun,” ujar Herman.

Menurutnya, proses evakuasi jenazah Yuyun cukup sulit karena kondisi di lereng bukit. Mayat Yuyun ditemukan pencari rumput sekitar pukul lima sore. Namun, jasad pria lajang itu berhasil dibawa turun sekitar pukul 22.00 WIB. “Saya saja sampai tergelincir dua kali saat naik ke atas bukit itu,” kata dia.(*)

Sumber: duajurai

No comments:

Komentar dari setiap Artikel adalah tanggung jawab pribadi masing-masing.

Berkomentarlah yang baik dan sopan.

Powered by Blogger.