Prihatin, Warga Lamtim ini Tinggal di Bekas Kandang Sapi


Ilustrasi

Jabungonline.com – Sahri (34) harus menjalani hidup tak seperti orang kebanyakan. Warga Desa Asahan, Jabung, Lampung Timur, ini sudah beberapa tahun belakangan tinggal di bangunan bekas kandang sapi. Gangguan jiwa yang diderita Sahri membuat keluarga harus memisahkannya.

Husin, salah seorang kerabat Sahri, mengatakan, keluarga memang berinisiatif menempatkan Sahri di bangunan khusus. Menurut dia, hal ini dilakukan terpaksa. Dia membenarkan bahwa bangunan kayu itu dulunya bekas kandang sapi.

Tetapi, lanjutnya, bangunan itu sudah lama tak digunakan. Sebelum digunakan, bangunan itu terlebih dulu dibersihkan. Baru kemudian dijadikan tempat tinggal Sahri.

Menurut Husin, saat kambuh Sahri sering mengamuk. “Kalau tetap di dalam rumah keluarga khawatir terjadi sesuatu yang tak diinginkan,” katanya.

Dia menjelaskan, pihak keluarga sudah pernah membawa Sahri ke rumah sakit Jiwa. Tetapi, sebelum kondisi kejiwaannya membaik, Sahri dibawa pulang. Cara pengobatan lain juga pernah dilakoni Sahri. Dia menjalani pengobatan ke salah satu pondok pesantren dengan metode rukiyah.

Husin mengaku sangat bersyukur apabila pihak Dinas Sosial (Dissos) Lamtim ternyata menyorot persoalan yang dihadapi Sahri. “Kami bersyukur bila memang Dinas Sosial berniat memberikan bantuan,” kata Husin.

Terpisah, Dissos Lamtim segera berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan (Diskes) guna mengecek kondisi Sahri. Kepala Dissos Lamtim M.Yunus menjelaskan, pihaknya akan melihat hasil pengecekan dari Diskes.

Apabila Sahri ternyata harus dibawa ke rumah sakit maka Dissos akan memfasilitasinya. Dengan demikian, lanjut Yunus, Sahri bisa mendapat perawatan yang layak.

Dirinya juga menyatakan, Dissos akan mengusahakan biaya apabila pihak keluarga Sahri tak memiliki uang. “Kalau memang pihak keluarga tidak memiliki biaya, kami akan memfasilitasi agar mendapat dana bantuan dari APBD,” jelas M.Yunus. (wid/c1/wdi)

Loading...

No comments:

Komentar dari setiap Artikel adalah tanggung jawab pribadi masing-masing.

Berkomentarlah yang baik dan sopan.

loading...
Powered by Blogger.