Tolak Dipindahkan ke Lantai 2 Pasar Nuban, Pedagang Bawa Keranda Kritik Wali Kota Metro

Aksi GMBI Kota Metro. | Ist

Jabungonline.com – Pedagang kaki lima yang tergabung dalam aksi GMBI jilid II kemarin membawa keranda jenazah mengkritik nurani Wali Kota Metro. Mereka menolak dipindahkan ke lantai 2 Pasar Nuban.

Koordinator Aksi Slamet Riadi yang juga Ketua Distrik GMBI Kota Metro dalam orasinya mengatakan, pedagang meminta Pemkot Metro meninjau ulang perjanjian kerja sama pengelolaan pasar antara Pemkot dan pengembang.

“Tinjau ulang kerja sama dengan pengembang Pasar Kopindo, Cenderawasih dan terminal. Kami meminta agar pedagang tetap bisa berjualan di tempat biasa,” katanya.

Ia mengatakan, PAD yang dihasilkan dari MoU Pemkot dan pengembang pasar hanya Rp300 juta per tahun. Sedangkan dari salar PKL, dalam satu tahun bisa Rp7,9 miliar.

Wakil Wali Kota Metro Djohan yang menemui pendemo menegaskan, Pemkot bukan mau menggusur PKL, tetapi menata. Ia berjanji  menampung aspirasi GMBI.

Djohan juga berjanji akan merapatkan hal itu dan melaporkan ke Wali Kota. Ia meminta bahasa menggusur itu dibuang.

Kata Djohan, pemerintah tidak sekonyong-konyong memindahkan pedagang tanpa menyiapkan tempat yang layak. Karenanya, lantai II Pasar Cenderawasih akan direhabilitasi terlebih dahulu agar layak untuk berjualan.(Rls)

No comments:

Komentar dari setiap Artikel adalah tanggung jawab pribadi masing-masing.

Berkomentarlah yang baik dan sopan.

Powered by Blogger.