Rossi dan Marquez Memburu Rekor Doohan di MotoGP 2019


Perebutan rekor pole position akan melibatkan Valentino Rossi dan Marc Marquez. (AFP PHOTO / FILIPPO MONTEFORTE)

Jabung Online -- MotoGP 2019 kembali akan menyajikan duel antara Valentino Rossi dan Marc Marquez. Tidak hanya bersaing untuk berebut gelar juara seri dan juara dunia pada akhir musim, keduanya juga berkompetisi membidik rekor pole position.

Rekor sebagai pemimpin balapan pada saat start alias pole sitter di ajang MotoGP masih dipegang Mick Doohan. Mantan pebalap asal Australia yang mengoleksi gelar juara dunia pada 1994 hingga 1998.

Dalam daftar peraih pole position terbanyak hingga saat ini, Doohan masih berada di urutan teratas dengan 58 kali menjadi pebalap yang mencatatkan hasil tercepat di sesi kualifikasi dan berhak atas posisi terdepan saat start.

Hanya terpaut tiga catatan pole position dari Doohan terdapat Rossi yang sudah tampil di kelas primer Grand Prix pada 2000. Sementara Marquez yang merebut lima gelar MotoGP dalam enam tahun terakhir sudah 52 kali mencatatkan diri sebagai juara kualifikasi dan berada di peringkat ketiga dalam daftar pemilik pole position.


Marc Marquez berstatus sebagai juara bertahan pada kompetisi MotoGP 2019. (Mohd RASFAN / AFP)

Namun ada pengecualian bagi Marquez lantaran dua hukuman yang didapat pada musim lalu. Sejatinya pebalap Repsol Honda itu sudah 52 kali menjadi yang tercepat dalam sesi kualifikasi, namun Marquez hanya 50 kali memimpin balapan karena dihukum penalti tiga grid pada MotoGP Amerika Serikat 2018 dan kembali dikenai sanksi mundur enam grid pada MotoGP Malaysia 2018.

Dengan 19 balapan yang tersaji pada MotoGP 2019, amat mungkin rekor Doohan disusul Rossi dan atau Marquez. 

Rossi yang akan menjalani musim MotoGP yang ke-20 belakangan memang jauh dari posisi-posisi terdepan. Tidak seperti dasawarsa pertama memacu kuda besi di lintasan MotoGP, ketika kerap menjadi juara dan memimpin start, dalam kurun sepuluh tahun terakhir Rossi seperti kesulitan bersaing dan menjaga kecepatan untuk menjadi yang terdepan.


Valentino Rossi jarang menempati posisi start terdepan dalam kurun sembilan tahun terakhir. (Mohd RASFAN / AFP)

Selain miskin gelar juara seri dan lebih sering menjadi sekadar pengisi podium, The Doctor juga hanya tujuh kali menjadi pemimpin balapan sejak 2010. Rossi bahkan tak pernah mengisi posisi terdepan ketika start pada MotoGP 2011 hingga 2013. Kejadian itu juga terulang pada MotoGP 2017.

Sementara Marquez lebih menampilkan kestabilan sejak musim debut pada enam tahun lalu. Mengawali kiprah di MotoGP dengan sembilan pole sitter, Marquez kemudian membuat rekor sebagai pebalap dengan pole position 13 kali dalam satu musim, melewati Doohan (1997) dan Casey Stoner (2011) yang menduduki start terdepan sebanyak 12 kali.

Setelah membuat rekor tersebut, Marquez tercatat cukup konstan dalam empat musim berikutnya dengan delapan kali pada MotoGP 2015 dan 2017 serta tujuh kali pada MotoGP 2016 dan 2018.

Baby Alien kini juga tercatat sebagai pebalap dengan jumlah pole position terbanyak jika hasil di kelas Moto3 dan Moto2 juga diperhitungkan. Total, Marquez sudah 80 kali menjadi pole sitter. Sementara Rossi ada di urutan ketiga dengan 65 kali, tertinggal empat dari Jorge Lorenzo.

Marquez yang lebih konsisten dan honda yang reliabel dalam kurun sepuluh tahun terakhir memiliki kans yang cukup besar untuk mengambil alih rekor dari tangan Doohan, tetapi perubahan dan perbaikan Yamaha seperti yang dikatakan Rossi selama masa pramusim juga menjanjikan persaingan lebih kompetitif.

No comments:

Komentar dari setiap Artikel adalah tanggung jawab pribadi masing-masing.

Berkomentarlah yang baik dan sopan.

Powered by Blogger.