LOGIKA TERBOLAK BALIK PELAKU & PENDUKUNG MAKSIAT | Oleh Yusuf Mansur

Oleh Ustadz Yusuf Mansur*

1. Perasaan ingin mencuri apakah datangnya dari Allah? Bila perasaan itu tetap semua dari Allah, maka apakah benar boleh mencuri?

2. Perasaan, pikiran, kemampuan, u merekayasa sesuatu, sebut saja korupsi & kolusi, jg semua datangnya dari Allah? Secara apa2 ya dari Allah? Lalu?

3. Bila seorang ayah tiba2 ada perasaan menyukai & ingin menzinahin putri kandungnya, maka darimana datangnya nafsu itu? Dari Allah jua kah?

4. Bila seseorang mencintai suami orang, atau istri orang, adalah perasaan itu jg anugerah dari Allah, & dtgnya dari Allah? Hrs bgm kah dia?

5. Saya, negeri ini, bangsa ini, agaknya emang harus trbuka. Mau ngaji lagi dari enol. Dari awal. Biar ga pada rancu. Trmasuk saya. Mau belajar lagi.

6. Kadang saya, kita, negeri ini, bangsa ini, suka sakit logikanya. Sbb ilmunya cetek, diliputi hawa nafsu jg, plus ga ada iman & hidayah pula.

7. Kalau Allah Kuasa menghentikan saya yg berzina? Knp Allah tdk melakukan? Bahkan Allah membiarkan. Berarti kan Allah izinkan? Duh. Sakit.

8. Sakit logikanya. Maka sakit perilakunya. Bahkan yg menyimpang dari Aturan Allah pun, dianggap biasa saja dan tdk menyimpang.

9. Makin tenggelam, makin "ga apa2", alias ga ada kejadian apa2 yg bahaya buat dia, alias aman, malah makin liar. Bertambah2 sakit & sesatnya.

10. Benar2 saya mesti belajar lagi logika & pikiran yg udah pada tebolak tebalik. Saya benar2 mesti belajar lagi. Sebab lawan bicara makin hebat2 logikanya.

11. Th 2004 saat belajar di Belanda. Saat di mana ada perayaan yg tumplek blek (mungkin maksudnya Pride Festival/Perayaan LGBT -red). Satu kota. Satu negeri. Kayak keluar dari rumahnya semua.

[In 2001 the Netherlands granted legal recognition to same-sex marriage, becoming the first nation to do so. Belanda adalah negara pertama yang legalkan kawin sejenis th 2001 - wikipedia

12. Ngeri ngeliat pemandangan perayaan internasional itu. Benar2 ngeri. 1 kota. 1 negeri. Sdh nganggap perayaan itu bahkan jadi ajang wisata.

13. Saya sempet tinggal di Amsteilvein. Ada cerita miris di komplek tempat saya menumpang. Ada seorang remaja putri dinyatakan hilang.

14. Usia beliau. Belasan. Belom sampe 15th. Mula2 ayah ibunya khawatir. Sbb ga pulang2. Bule sono ini. Bukan orang Indonesia yg di sana.

15. Setelah 3hran, tiba2 anak putri ini muncul begitu saja. Padahal ayah ibunya dan tetangga dah panik. Seneng kah ortu ini putrinya pulang?

16. Pastinya seneng. Udah bingung nyari kemana2. Trs pulang sendiri. Zaman itu, taon itu, blm taonnya sosmed.

17. Putri itu ditanya. Koq 3hr ga ngasih kabar? Nyusahin orang banyak. Bikin khawatir orang tua.

18. Putri itu jwb, dia menghabiskan 3hr nya bersama pacarnya. & dg senangnya dia crita, sudah ga gadis lg. Ayahnya marah. Putrinya ditampar.

19. Putrinya ga senang. Ngadu ke polisi. Kemudian atas dasar HAM, ayahnya ditangkep dan dipenjarakan ke polisi. | Saya (ust YM) benar2 harus belajar lg.

20. Dulu ketika kecil, ketika ngaji & sekolah, saat salah, kita ditampar guru, dirotanin, disetrap, disuruhpush up, bagi guru ga masalah. Skrg?

21. Kyknya saya emang hrs bljr dari enol lagi. Bnr2 dari Kitab Suci. Sehingga bukan berdasarkan nafsu & pikiran senang saja. Bnr2 dari enol lg.

22. Supaya suatu saat ga ada yg mengatakan, kan Allah yg tdk mengizinkan & tdk membuat saya shalat & puasa. Makanya saya tdk shalat & tdk puasa.

23. Salam... Yusuf Mansur. Yg harus jg belajar lagi dari enol. Salam buat semua kawan. Dlm keadaan apapun ia. Doa yg terbaik bagi saya u smua.

24. Begitu jg doa terbaik dari saya. Jg buat semua.

*dari twit ustadz @Yusuf_Mansur (6/7/2015)

No comments

Powered by Blogger.