Geger, Raja Ganda Putra Bulutangkis Eropa Mundur dari Indonesia Open


Kim Astrup/Anders Skaarup Rasmussen. Photo : BWF


Jabung Online  -  Sebuah kejutan kembali terjadi jelang dilangsungkannya turnamen termahal dunia di Jakarta, Selasa Pahing, 16 Juli 2019. Raja ganda putra Eropa, Kim Astrup/Anders Skaarup Rasmussen memutuskan untuk mundur dari Indonesia Open 2019.

Juara ganda putra European Championships 2018 itu menyatakan mundur dari Indonesia Open 2019 hanya beberapa jam sebelum turnamen BWF Super 1000 ini digelar. Pernyataan mundur resmi disiarkan Kim Astrup Senin Legi, 15 Juli 2019.

"Mohon maaf untuk memberi tahu Anda bahwa saya tidak dapat pergi ke pengadilan besok di Indonesia Open 2019. Saya sedih mengecewakan kalian yang selalu mendukung saya ketika kami datang ke sini, saya juga kecewa mengecewakan pasangan saya Anders Skaarup Rasmussen yang akan senang untuk menunjukkan pertunjukan yang baik untuk Anda besok juga. Tidak selalu mudah untuk membuat keputusan ini, tetapi pada titik ini perlu ditarik," kata Kim dalam tulisannya.

Menurut Kim, dia dan duetnya memutuskan mundur karena mengalami masalah pada kesehatan. Dia mengalami cedera usai turun tanding di European Games 2019 di Kota Minsk, Belarus.

Keputusan mundur ini membuat tensi turnamen berhadiah total 1.250.000 dolar Amerika Serikat ini semakin memanas. Apalagi sebelumnya sudah banyak juga pebulutangkis top dunia yang mundur.


Yang terkini ialah ratu bulutangkis India, Saina Nehwal. Juara Indonesia Masters 2019 itu memutuskan mundur dan digantikan juara Orleans Masters 2019, Chloe Francesca Hannah Birch.

Beberapa hari sebelum ini, juara dunia tunggal putra, Viktor Axelsen juga telah menyatakan mundur dari Indonesia Open 2019.

Viktor Axelsen terpaksa memutuskan mundur dari turnamen BWF Super 1000 ini karena mengalami cedera parah pada kakinya. Dalam keterangan resminya, pemain Denmark itu menyatakan cedera dialami saat menjalani pelatihan.

Sumber

No comments

Komentar dari setiap Artikel adalah tanggung jawab pribadi masing-masing.
Berkomentarlah yang baik dan sopan.

Powered by Blogger.
close