Ratusan Rumah di Lampung Terendam

Ilustrasi

BANDAR LAMPUNG -- Hujan deras disertai angin kencang mengguyur wilayah Kota Bandar Lampung Senin (13/6) siang. Hujan yang terjadi selama hampir tiga jam itu mengakibatkan ratusan rumah di beberapa pemukiman penduduk terendam air. Warga pun bersiap mengevakuasi perabotan rumah tangganya jika hujan berlanjut sampai malam.

Banjir yang merendam rumah warga terpantau di kawasan Palapa, persisnya di perumahan asrama Polresta Bandar Lampung, pemukiman Kelapa Dua, Palapa, termasuk di kawasan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Abdul Moeloek Bandar Lampung. Warga khawatir hujan akan terjadi sampai malam hari.

Warga yang terkena banjir berusaha memindahkan perabotan rumah tangganya ke tempat lebih tinggi. Air setinggi 30 sentimeter masuk secara perlahan dari gorong-gorong yang sudah meluap airnya. “Saya terpaksa pulang kantor lebih cepat karena ditelepon istri rumah kebanjiran, karena hujan deras yang lama,” kata Ridwan, pegawai di Dinas Perhubungan Lampung.

Asrama polisi di kawasan Palapa, sudah terendam banjir setinggi 25 sentimeter. Perabotan rumah tangga warga terendam air. Warga hanya bisa menyelematkan alat-alat elektronik, sedangkan kursi dan lemari tidak bisa dipindahkan.

Kejadian serupa terpantau di kawasan RSUD Abdul Moeloek. Menurut Sadli, kawasan di rumah sakit tersebut telah rata dengan air. Beberapa tempat perawatan tergenang air yang masuk dari jalan. Sedangkan rumah penduduk sekitar rumah sakit, sudah tergenang banjir.

“Rumah sakit sudah rata dengan air, rumah penduduk sudah kebanjiran karena sungai yang ada meluap,” kata Sadli, penduduk setempat.

Kawasan RSUD Abdul Moeloek dan Kelapa Dua selalu menjadi langganan banjir terutama ketika hujan melebih dua jam lamanya. Hujan deras yang turun Senin siang, membuat warga sudah bersiap mengevakuasi barang perabotan rumah tangganya, terutama barang elektronik, kasur dan kursi.

No comments

Powered by Blogger.