Habibie Pernah Ingatkan Anies soal Reklamasi

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengenang pesan Presiden ke-3 RI B.J. Habibie terkait isu reklamasi.


Jabung Online  -- Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengenang kepergian Presiden ketiga RI B.J. Habibie. Anies menceritakan percakapannya dengan Habibie terkait isu Pulau Reklamasi.

Ia menceritakan Habibie sangat dekat dengan dirinya layaknya seorang ayah.

"Beliau itu kalau ada sesuatu panggil. Misalnya, kayak kemarin ramai reklamasi. Saya dipanggil Pak Habibie. 'Annies, yang dihadapi tuh besar loh, Nies. Kamu hati-hati. Ini raksasa loh kamu hati-hati.' Jadi dia mengatakan itu sebagai ayah," kata Anies di Balai Kota Jakarta, Kamis (12/9).

Anies kemudian menceritakan sosok Habibie yang yang menurutnya sangat peduli dengan permasalahan bangsa. Menurutnya, Bapak Teknologi itu tidak terlalu suka berbicara di depan umum. Anies kerap berbicara secara pribadi dengan Habibie.

"Jadi poin saya adalah beliau itu peduli, beliau itu tidak diam. Tapi tidak muncul di publik. Tidak ada pernyataan, sebagai negarawan beliau membatasi mana bicara di depan umum, mana pribadi privat. Tapi orang yang tidak pernah berhenti peduli soal Indonesia. Apakah saya satu-satunya dipanggil, tidak. Banyak orang dipanggil oleh Pak Habibie dan ngobrol," ujar dia.

Anies sebelumnya juga telah menyampaikan Habibie adalah sosok yang dermawan. Ia bercerita anak-anak Indonesia bisa bersekolah di perguruan tinggi, baik di dalam dan luar negeri berkat beasiswa yang diberikan Habibie.

"Ribuan anak-anak Indonesia bisa sekolah lewat beasiswa yang dibuat olehnya. Begitu banyak anak-anak yang dikirim ke universitas terkemuka untuk belajar teknologi. Bahkan, jutaan rumah tangga setiap hari mengingatkan anak-anaknya belajarlah yang rajin biar seperti Pak Habibie," tambahnya.

"Amal jariahnya lewat ilmu, lewat begitu banyak kegiatan yang dilakukan beliau semasa hidupnya, Insyaallah menjadi pengalir pahala tanpa henti untuk almarhum di alam berikutnya," sambung Anies.

B.J. Habibie tutup usia pada Rabu (11/9), tepatnya pukul 18.05 WIB di usia 83 tahun. Habibie sebelumnya dirawat di ruang Cerebro Intensive Care Unit (CICU) Paviliun Kartika RSPAD sejak 1 September 2019.

Habibie dikebumikan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta Selatan, pada Kamis (12/9). Ia dimakamkan di samping makam istrinya, Hasri Ainun. Ainun telah wafat lebih dulu pada 22 Mei 2010.

(ani/pmg/CNN)

No comments

Powered by Blogger.