Longmarch Gerakan Warga +62 Peduli Palestina yang Diinisiasi Komite Nasional untuk Rakyat Palestina (KNRP) Wilayah Lampung Sukses Digelar

Jabung Online  -  Longmarch Gerakan Warga +62 Peduli Palestina yang diinisiasi Komite Nasional untuk Rakyat Palestina (KNRP) Wilayah Lampung sukses digelar mulai Masjid Taqwa dan berakhir di Tugu Adipura Kota Bandar Lampung pada Jum’at (29/11/2019).

Dengan membawa bendera merah putih dan atribut Palestina, ribuan massa pendukung dari berbagai Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) terlihat memadati area Tugu Adipura sejak pukul dua sore.

Dalam aksi tersebut Ketua KNRP Lampung Cucu Mulyono membacakan pernyataan sikap diantaranya mengecam dan mengutuk keras agresi Israel atas Palestina dan menyampaikan rasa prihatin mendalam atas penderitaan yang dialami rakyat disana.
 
Pihaknya meminta Pemerintah Indonesia dan DPR mendesak dewan keamanan PBB untuk bertindak memberikan sangsi atas agresi militer Israel kepada Palestina. “Agresi Militer Israel adalah bentuk nyata pelanggaran HAM dan hukum-hukum Internasional yang ada,” tegasnya.

Kemudian meminta pemerintah menyerukan kepada negara di dunia untuk ikut menekan PBB dan melakukan langkah-langkah kongkret guna menghentikan kekejaman Israel atas rakyat Palestina dan para Jurnalis yang meliput di lokasi konflik.

Cucu Mulyono juga mengajak masyarakat dunia dan Indonesia pada khususnya untuk dapat membantu rakyat Palestina dalam bentuk apapun dan terakhir menyerukan kepada masyarakat dunia untuk gerakan agar perdamaian dibumi Palestina segera tercipta.
 
Sementara Perwakilan Indonesia Islamic Business Forum (IIBF) Lampung Adiansyah dalam orasinya mengatakan mensupport perjuangan rakyat Palestina dengan membangun ekonomi keluarga dan ekonomi umat untuk perjuangan rakyat Palestina.

“Hal yang harus dipahami adalah perlunya perkuat kemandirian ekonomi,” kata dia.

Ia juga mengajak kepada semua massa aksi untuk mencapai keberkahan dalam hidup dengan taat dan memberikan harta yang halal untuk kehidupan keluarganya dan ikut berkontribusi membangun agama, bangsa serta ikut membela Palestina.

“Ditempat (aksi) ini banyak profesional dan pedagang yang punya uang cash lebih, saatnya alihkan untuk sumbangan dan donasi-donasi untuk peradaban bangsa,” ajak Adiansyah.

Selama Aksi Berjalan, Koordinator Lapangan M. Yasir Setiawan berkali-kali menyampaikan pesan kepada peserta aksi dan juga orang-orang sekitaran bahwasanya palestina tanggung jawab kita semua. "Apa yang terjadi di palestina, bukanlah kasus agama tapi sudah kasus kemanusiaan. Artinya ini tanggung jawan kita semua, mengutip pernyataan Presiden Turkey Membela Palestina tidak harus menjadi Muslim, cukup menjadi Manusia!. Ujarnya. 

Dalam kesempatan berbeda, yasir juga menyampaikan hal ini sebagai bentuk solidaritas atas kondisi terkini yang dialami rakyat Palestina. Karena banyak sekali media media yang tidak menginformasikan kondisi Palestina sebagaimana adanya, sehingga banyak warga Indonesia khusunya Lampung tidak mengetahui keadaan Palestina terkini. "ya ini tujuan utama kita, agar masyarakat tau keadaan Palestina sebenarnya". Ujar korlap yang dikenal massa dengan panggilan KK Yasir.

Yasir menambahkan, dengan pernyataan sikap yang dibacakan oleh ketua KNRP Lampung, harapannya dapat sampai kepada Bapak Presiden Joko Widodo. "kami sangat ingin Bapak Presiden Joko Widodo mengambil sikap tegas, tidak hanya ucapan, pernyataan tau kata-kata, tapi lebih kepada tindakan. konkrit sebagai pembelaan nyata NKRI untuk Palestina. Kami yakin pernyataan sikap kami akan sampai pada Bapak Presiden RI, karena aksi tadi juga dihadiri anggota DPR RI Fraksi PKS Ust. Muzammil Yusuf". Tutup KK Yasir dalam wawancaranya. (JO/rls)

No comments

Powered by Blogger.