DPP PKB Gelar "Vaksin Indonesia Bangkit" di Ponpes Darussalam Lampung

Jabung Online - Anggota DPR RI Komisi XI Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (F-PKB) Ela Siti Nuryamah mengatakan program DPP PKB "Vaksin Indonesia Bangkit" di Provinsi Lampung  menyasar santri dan masyarakat umum dan pelaksanaannya dipusatkan di pondok-pondok pesantren di wilayah Lampung.

Ela Siti Nuryamah ditemui di sela menyaksikan pelaksanaan program DPP PKB "Vaksin Indonesia Bangkit"  di Ponpes Darussalam Braja Dewa Kecamatan Way Jepara,  Lampung Timur, Sabtu (11/9/21), menjelaskan program "Vaksin Indonesia Bangkit" gagasan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar atau Cak Imin.

"Dalam rangka membantu pemerintah mempercepat pelaksanaan vaksinasi, sasaran program ini santri, guru dan masyarakat sekitar pondok pesantren," ujarnya.
 
Ela mengatakan PKB mengajukan kepada pemerintah sebanyak 1.000 dosis COVID-19 pada setiap titik pelaksanaan vaksinasi di seluruh Indonesia.

Untuk di Lampung, program PKB "Vaksin Idonesia Bangkit" digelar di Ponpes-Ponpes pada 15 kabupaten/kota Provinsi Lampung.

"Di Lampung melalui program Vaksin Indonesia Bangkita kita laksananakan di pondok-pondok pesantren, yang perdana kita laksanakan di Ponpes Darussalam Braja Dewa," jelasnya.

Legislator asal Provinsi Lampung ini menyatakan pada pelaksanaan vaksinasi di Ponpes Darussalam, animo masyarakat tinggi. 

"Alhamdulillah responsif, karena kegiatan vaksinasi ini saran dari pesantren-pesantren," katanya lagi.

Dia menyatakan, Fraksi PKB di DPR RI mendorong pemerintah pusat agar menambah kuota vaksin di Lampung mengingat cakupan vaksin di Lampung tergolong kecil.

Kepala Dinas Kesehatan Lambung Timur dr Nanang Salman menambahkan, kuota vaksin yang disediakan dinasnya untuk pelaksanaan  vaksinasi di Ponpes Braja Dewa sebanyak 500 dosis.

Ketua DPW PKB Lampung Chusnunia Chalim dan Ketua DPC PKB Lampung Timur menyaksikan jalannya vaksinasi COVID-19 di Ponpes Darussalam.
 Sumber

No comments

Jabungonline.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Powered by Blogger.