Dulu Program Sandiaga Uno DIBULLY Ahoker, Sekarang DICONTEK Djarot Soal Masuk Ancol Gratis - Jabung Online

Post Top Ad

Dulu Program Sandiaga Uno DIBULLY Ahoker, Sekarang DICONTEK Djarot Soal Masuk Ancol Gratis

Share This

Jabungonline.com Masih ingat saat-saat kampanye Pilgub DKI Jakarta sekitar tujuh bulan lalu? Saat itu, tepatnya pada tanggal 6 Maret 2017, calon wakil gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno menyatakan ingin menggratiskan masuk Ancol. Pernytaan ini dimuat dibeberapa situs berita, salah satunya Viva.

Nah, ketika itu, pernyataan Sandiaga Uno tersebut membuat Ahokers langsung mem-bully, menghina dan mencaci maki.

Berikut BUKTI pernyataan Sandiaga Uno dengan ide gratis Ancol-nya:

Sandiaga Janjikan Masuk Ancol Gratis untuk Warga Jakarta

http://m.viva.co.id/berita/metro/890925-sandiaga-janjikan-masuk-ancol-gratis-untuk-warga-jakarta

Begitu pula dengan bully-an ahokers, juga masih tersimpan di jejak digital. Salah satunya di berita yang dilansir VIVA.co.id pada 6 Maret 2017 lalu, saat masih Pilkada DKI Jakarta yang lalu.

Diantaranya:

“@aniesbaswedan @sandiuno dr prtma mencalonkan smp hr ini, progrm klian hnya menjdkan wrga jkt menjd wrga pemalas & tdk prdktif,” kicau @mmarleyt.

“lha apa dipikir @sandiuno Ancol milik nenek moyangnya ?” (@singkys)

“asal bs jd wagub, menghalakan segala cara, spi utk merugi kan negara jg tdk apa2” (@LilisFrancesca)

“apa untungnya bagi rakyat? Program yg gak masuk akal. Apakah APBD dikorbankan hanya utk hiburan? Sdh gak punya bhn kampanye lg?” (@HRumahor)

“tdk ush jadi gub klo hny mau gratiskan hiburan. Buka saja sendiri ancol kedua. Gratiskan…stlh itu pasti pak terpilih.” (@thertiussulla)

SELENGKAPNYA bisa dicek sendiri di https://twitter.com/VIVAcoid/status/838788818685734913:

Ternyata ide Sandiaga Uno yang dibully para ahokers tersebut dicontek dan dibajak pasangannya Ahok, Djarot.

Bisa dicek link berita berikut ini:

http://news.liputan6.com/read/3116285/djarot-mulai-14-oktober-masuk-ancol-gratis?source=search

Djarot tanpa ragu dan malu, membajak ide Uno tersebut diakhir-akhir masa jabatannya. Yah mungkin hal ini dilakukan untuk memberikan kesan terakhir yang baik untuk warga DKI Jakarta.

test banner

No comments:

Post Bottom Ad