Kadishub Lampung prediksi puncak arus mudik 28 April hingga 1 Mei 2022


Jabung Online  - Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Provinsi Lampung Bambang Sumbogo menyampaikan prediksi puncak arus mudik Lebaran 1443 Hijriah tahun 2022 pada 28 April sampai dengan 1 Mei 2022.

"Puncak arus mudik Lebaran tahun 2022, diprediksi dari tanggal 28 April sampai 1 Mei 2022. Karena masih banyak perusahaan yang belum libur kerja atau pegawai yang masih bekerja," kata Bambang Sumbogo, di Bandarlampung, Sabtu.

Menurutnya, prediksi yang mulanya dari tanggal 29 April 2022, bergeser menjadi 28 April 2022, ini semua melihat dari libur dan cuti bersama yang sudah mulai dilakukan oleh perusahaan, pabrik, dan pemerintah.

Lampung sebagai tempat terusan ini, seperti pabrik yang ada di sekitar Jabotabek libur, maka Pelabuhan Bakauheni dan jalan-jalan yang ada di Lampung akan mulai ramai oleh pemudik dari arah Pulau Jawa ke Sumatera dan begitu juga sebaliknya.

Ia menyatakan, hal itu juga harus diantisipasi sejak dini, dan sudah dilakukan rapat-rapat bagaimana pendistribusian kendaraan pribadi seperti sepeda motor dan lainnya ini sudah dilakukan antisipasi, metodenya dan sistemnya sudah akan dilakukan di Pelabuhan Bakauheni.

"Arus mudik tahun 2022 ini lebih fokus penyiapan armada. Saya pikir armada yang ada di Lampung sangat siap menghadapi arus mudik Lebaran, dan bagaimana kelayakannya, apakah layak untuk angkutan Lebaran atau tidak," katanya pula.

Menurut dia lagi, yang lebih harus diperhatikan yaitu istirahat pengemudi, karena bila ramai nanti pada saat puncak mudik, waktu istirahat pengemudi sangat terbatas. Ini harus lebih diperhatikan lagi,

Para pemilik kendaraan angkutan umum atau perusahaan otobus (PO) untuk dapat menjaga kebersihan armadanya, seperti disemprot disinfektan dan menyiapkan hand sanitizer.

"Penyemprotan disinfektan dan penyiapan hand sanitizer ini untuk mencegah penyebaran COVID-19, tidak menimbulkan klaster-klaster baru," katanya pula.

No comments

Jabungonline.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Powered by Blogger.