Tes Ombak 2029: M. Yasir Setiawan Mulai Membuka Jalan Politik dari Aktivisme Sosial

Bismillah. Tes ombak 2029.

Kalimat sederhana itu menjadi penanda awal munculnya niat M. Yasir Setiawan, S.E. untuk memasuki ruang politik praktis. Aktivis sosial dan relawan kemanusiaan tersebut mulai membuka kemungkinan untuk berkontribusi melalui jalur parlemen pada Pemilu 2029.

Dalam pernyataannya, Yasir menyebut langkah tersebut masih sebatas upaya mengukur elektabilitas dan belum menjadi keputusan final mengenai arah politiknya ke depan.

Ia juga menegaskan bahwa perjalanan politik, jika benar-benar dilanjutkan, tetap akan ditempatkan dalam kerangka ikhtiar dan keyakinan bahwa manusia hanya menjalankan rencana, sementara hasil akhirnya berada dalam kehendak Allah.

"Saya meminta dukungan bukan untuk sekadar meminta jabatan, tetapi mengajak sahabat semua untuk berjuang bersama," demikian salah satu pesan yang disampaikannya.

Dari Aktivisme Sosial Menuju Parlemen

Yasir memperkenalkan dirinya bukan sebagai politisi yang tiba-tiba muncul menjelang kontestasi, melainkan sebagai seseorang yang selama bertahun-tahun aktif dalam kegiatan sosial dan kemanusiaan.

Sejak 2016 hingga saat ini, ia mengaku masih aktif menyuarakan berbagai persoalan sosial dan kemanusiaan, baik di dalam negeri maupun dalam isu internasional, khususnya persoalan Palestina.

Dalam perjalanan aktivitasnya, Yasir beberapa kali menjadi salah satu inisiator kegiatan sosial dan aksi kemanusiaan di Lampung. Ia juga pernah terlibat dalam koordinasi keberangkatan massa dari Lampung menuju Jakarta dalam rangka Aksi Bela Islam.

Pengalaman tersebut, menurutnya, menjadi bagian dari proses panjang dalam memahami persoalan masyarakat sekaligus melihat bagaimana suara masyarakat disampaikan kepada para pengambil kebijakan.

Terlibat dalam Penanganan Berbagai Bencana

Aktivitas sosial Yasir juga tidak berhenti pada kegiatan advokasi. Ia menyebut pernah terlibat langsung dalam berbagai kegiatan bantuan kemanusiaan di sejumlah wilayah yang mengalami bencana.

Di antaranya penanganan banjir di Lampung, banjir dan longsor di Aceh, Sumatera Barat dan Sumatera Utara, tsunami Selat Sunda, gempa Lombok, tsunami dan gempa Sulawesi, angin puting beliung, hingga sejumlah kejadian longsor di berbagai wilayah Lampung.

Pengalaman berada di tengah masyarakat yang terdampak bencana menjadi salah satu bagian penting dari perjalanan sosialnya.

Bagi seorang aktivis, turun langsung ke lapangan tentu memberikan perspektif yang berbeda dibandingkan sekadar melihat persoalan masyarakat melalui laporan atau pemberitaan.

Pengalaman di Tengah Pandemi COVID-19

Ketika pandemi COVID-19 melanda, kegiatan sosial yang dilakukan Yasir bersama rekan-rekannya juga berlanjut.

Ia menyebut sejumlah kegiatan yang pernah dilakukan antara lain penyemprotan disinfektan di tempat-tempat umum dan rumah ibadah, pembagian paket sembako kepada masyarakat yang terdampak pandemi, serta berbagai kegiatan sosial lainnya.

Program sosial juga dilakukan dalam bentuk kegiatan kurban bagi masyarakat di wilayah pedalaman dan sejumlah kegiatan kemanusiaan lainnya.

Palestina Menjadi Salah Satu Perhatian

Isu kemanusiaan Palestina menjadi bagian lain dari aktivitas Yasir.

Ia mengaku beberapa kali terlibat dalam kegiatan bantuan kemanusiaan untuk Palestina, termasuk menyerahkan bantuan secara langsung serta bekerja sama dengan organisasi non-pemerintah atau NGO internasional.

Baginya, persoalan kemanusiaan tidak mengenal batas geografis. Kepedulian terhadap masyarakat yang mengalami penderitaan menjadi salah satu alasan dirinya tetap aktif dalam kegiatan sosial.

Dari Aktivis, Wirausaha hingga Petani

Selain aktivitas sosial dan kemanusiaan, Yasir juga memperkenalkan dirinya sebagai seorang wirausaha sekaligus petani.

Latar belakang tersebut menjadi bagian dari alasan yang mendorongnya mempertimbangkan jalur politik. Menurutnya, pengalaman berada di tengah masyarakat, menjalankan usaha, sekaligus berkegiatan sebagai petani memberikan pengalaman langsung mengenai berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.

Ia kemudian melihat parlemen sebagai salah satu ruang yang memungkinkan dirinya ikut mengambil bagian dalam proses pengambilan kebijakan.

Mengkritik Arah Kebijakan dan Fungsi Legislatif

Keinginan untuk terjun ke politik juga tidak terlepas dari kegelisahannya terhadap kondisi politik saat ini.

Yasir mengaku sudah merasa tidak puas terhadap sejumlah kebijakan pemerintah serta menilai fungsi legislatif perlu kembali diperkuat agar benar-benar mampu menjalankan fungsi representasi dan pengawasan terhadap pemerintah.

Ia berpandangan bahwa anggota legislatif semestinya memiliki ruang yang cukup untuk menyuarakan aspirasi masyarakat, bukan sekadar mengikuti garis kepentingan politik tertentu.

Pandangan tersebut menjadi salah satu alasan mengapa dirinya mulai mempertimbangkan keterlibatan secara langsung dalam politik.

"Tes Ombak" Menuju 2029

Untuk saat ini, langkah Yasir masih disebut sebagai "tes ombak".

Ia membuka kemungkinan untuk bergerak bersama masyarakat melalui Partai Gerakan Rakyat, termasuk wacana politik yang dikaitkan dengan pencalonan Anies Baswedan sebagai calon presiden pada Pemilu 2029. Namun, Yasir menegaskan bahwa seluruh kemungkinan tersebut masih merupakan bagian dari proses penjajakan dan belum dapat dianggap sebagai keputusan politik final.

Pengukuran elektabilitas yang dilakukan melalui sebuah laman khusus juga disebutnya hanya sebagai instrumen untuk melihat sejauh mana tingkat penerimaan masyarakat terhadap dirinya.

Dengan demikian, hasil dari proses tersebut belum otomatis berarti pencalonan maupun keputusan politik pada Pemilu 2029.

Pada akhirnya, politik bagi Yasir tampaknya ingin ditempatkan bukan sekadar sebagai persoalan mendapatkan posisi, melainkan sebagai kelanjutan dari aktivitas sosial yang selama ini dijalaninya.

Apakah langkah "tes ombak" tersebut akan benar-benar berlanjut menjadi pertarungan politik pada 2029, masih menjadi bagian dari perjalanan waktu.

Yang jelas, dari aktivisme sosial, kemanusiaan, dunia usaha dan pertanian, kini muncul satu kemungkinan baru: membawa pengalaman lapangan tersebut ke ruang parlemen.

Dan seperti yang ia yakini, manusia hanya mampu berikhtiar dan menyusun rencana. Selebihnya, skenario Allah yang menentukan.

Posting Komentar

Jabungonline.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaklah dalam menyampaikan komentar. Komentar atau pendapat sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Lebih baru Lebih lama