Selat Sunda, 6 September 2026 — Aktivitas Gunung Anak Krakatau kembali menjadi perhatian masyarakat, khususnya warga yang berada di kawasan pesisir Selat Sunda, Provinsi Banten dan Lampung.
Berdasarkan informasi yang tercantum dalam infografis, erupsi mulai terjadi pada Jumat, 4 September 2026 sekitar pukul 23.07 WIB. Aktivitas tersebut disertai lava fountain atau air mancur lava serta suara dentuman dan gemuruh yang terdengar hingga wilayah sekitar Pos PGA Pasauran, Kabupaten Serang.
Status Gunung Anak Krakatau dalam informasi tersebut berada pada Level III (Siaga). Masyarakat diimbau tidak mendekati maupun melakukan aktivitas dalam radius 3 kilometer dari kawah aktif.
⚠️ Waspada, Bukan Panik
Erupsi gunung api tidak secara otomatis berarti akan terjadi tsunami. Namun, runtuhan atau longsoran material gunung api ke laut dapat menjadi salah satu mekanisme yang berpotensi memicu tsunami.
Karena itu, masyarakat yang tinggal maupun beraktivitas di kawasan pesisir Selat Sunda diminta tetap tenang, meningkatkan kewaspadaan, serta tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi.
Masyarakat juga dianjurkan untuk selalu mengikuti perkembangan dari sumber resmi PVMBG, Badan Geologi, dan BMKG.
🛑 Utamakan Keselamatan
Warga disarankan mengetahui jalur evakuasi dan titik kumpul aman, menjauhi kawasan berbahaya, serta menggunakan masker apabila terjadi hujan abu vulkanik.
Yang terpenting, jangan mendekati kawah aktif hanya untuk melihat atau mengabadikan aktivitas erupsi. Keselamatan diri, keluarga, dan masyarakat harus menjadi prioritas.
Tetap tenang. Tetap waspada. Jangan panik. Ikuti informasi resmi.