Bukti Terkait Pilpres, Enggartiasto Setor Ke Bowo



Jabung Online  - Jubir BPN Prabowo-Sandi, Ferdinand Hutahaean, mengatakan patut diduga uang Rp2 miliar dari Menteri Enggartiasto terkait serangan fajar partai koalisi untuk Pilpres 2019.

Bowo Sidik Pangarso (BSP), tersangka korupsi distribusi pupuk, yang mengungkapkan keterlibatan Enggartiasto Lukita itu.
Selain itu, BSP yang notabene politisi Golkar dan Menteri Enggar merupakan kader Nasdem. Belum lagi, BSP menyebut ada keterlibatan Nusron Wahid selaku ketua Bapilu (Badan Pemenangan Pemilu) Jawa dan Kalimantan.

"Mendag Enggar ini kan Partai Nasdem, sementara Bowo Sidik orang Golkar dan juga ngaku disuruh oleh Nusron Wahid. Jadi kita melihat ini ada keterkaitan dengan koalisi, bahkan bukan sekedar partai. Ini dugaan kita adalah keras dipersiapkan untuk Pilpres," kata Jubir BPN Prabowo-Sandi, Ferdinand Hutahaean kepada redaksi, Senin (22/4).

Menurutnya, dugaan keterkaitan antara Menteri Enggar, BSP dan Nusron Wahid akan sulit dibantah bahwa mereka berada dalam sebuah wadah yang sama yaitu partai koalisi pengusung pasangan Jokowi-Maruf. Terlebih, KPK telah mengungkap ratusan ribu amplop senilai Rp 8 miliar yang akan digunakan untuk Pemilu 2019 didapati setempel cap jempol yang identik dengan paslon 01 Jokowi-Maruf.

No comments

Komentar dari setiap Artikel adalah tanggung jawab pribadi masing-masing.
Berkomentarlah yang baik dan sopan.

Powered by Blogger.
close