Lampung Selatan – Semangat pembinaan sepak bola usia dini terasa kuat di Desa Sidoharjo, Kecamatan Way Panji, Kabupaten Lampung Selatan. Karang Taruna Desa Sidoharjo sukses menggelar Turnamen Mini Soccer U-10 dan U-12 di Lapangan Desa Sidoharjo, Minggu (21/12/2025).
Turnamen yang berlangsung selama satu hari ini diikuti oleh 16 tim dari berbagai Sekolah Sepak Bola (SSB) yang tersebar di sejumlah kecamatan di Lampung Selatan. Seluruh pertandingan digelar dengan sistem setengah kompetisi, sehingga setiap tim mendapat kesempatan bermain secara merata dan saling berhadapan.
Sejak laga pembuka, atmosfer kompetisi berjalan meriah namun tetap menjunjung tinggi sportivitas dan fair play. Sorak sorai orang tua, pelatih, dan warga desa menambah semangat para pemain cilik yang tampil penuh percaya diri di lapangan.
Ketua Karang Taruna Desa Sidoharjo, Arif, menegaskan bahwa turnamen ini bukan sekadar ajang pertandingan, tetapi menjadi wadah pembinaan dan pencarian bakat sepak bola usia dini.
“Kami ingin mendukung tumbuh kembang prestasi dan bakat generasi muda di dunia sepak bola sejak dini,” ujarnya saat membuka turnamen.
Ia berharap kegiatan ini mampu memotivasi lahirnya atlet-atlet muda berbakat yang kelak dapat mengharumkan nama desa dan kecamatan di tingkat yang lebih tinggi.
Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana, Yudi Saputra, menjelaskan bahwa peserta turnamen berasal dari berbagai SSB di beberapa kecamatan di Lampung Selatan.
“Dengan sistem setengah kompetisi, seluruh peserta mendapat jam bermain yang adil dan merata. Ini penting untuk proses pembinaan anak-anak,” jelasnya.
Dukungan juga datang dari Kepala Desa Sidoharjo, Marjana, yang menyambut positif kegiatan tersebut. Ia menilai turnamen seperti ini memiliki peran strategis dalam pembinaan generasi muda, khususnya di bidang olahraga.
“Ajang seperti ini sangat penting untuk pembinaan anak-anak kita. Semoga ke depan bisa rutin digelar setiap tahun dengan jumlah peserta yang lebih luas,” harapnya.
Turnamen Mini Soccer U-10 dan U-12 ini menjadi bukti nyata bahwa desa mampu menjadi titik awal lahirnya bibit-bibit unggul sepak bola, sekaligus memperkuat peran Karang Taruna sebagai motor penggerak kegiatan positif kepemudaan.
Kontributor: Alfi