SERANG – Sosok Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Listyo Sigit Prabowo kembali menunjukkan kepedulian dan empatinya kepada masyarakat kecil yang kerap luput dari perhatian.
Kali ini, perhatian tersebut hadir di Kabupaten Serang, tepatnya di Kampung Tubui, Desa Waringinkurung, Kecamatan Waringinkurung. Seorang janda lansia dhuafa bernama Marsah (75), yang akrab disapa Mbah Marsah, kini bisa tersenyum lega setelah rumahnya yang tak layak huni dibedah dan direnovasi melalui Program Bedah Rumah Kapolri yang digagas oleh Masyarakat Pecinta Polisi Indonesia.
Mbah Marsah diketahui hidup sebatangkara, tanpa sanak saudara, serta mengalami keterbatasan karena tidak bisa membaca dan menulis sejak kecil. Selama bertahun-tahun, ia tinggal di rumah yang kondisinya memprihatinkan dan bahkan tidak memiliki aliran listrik, sehingga harus menumpang penerangan dari tetangga.
Kini, selain mendapatkan rumah yang layak huni, Mbah Marsah juga telah dipasangkan listrik PLN sendiri serta sumur bor lengkap dengan mesin air, sehingga tidak lagi bergantung pada warga sekitar untuk kebutuhan air dan penerangan.
> “Terima kasih Bapak Kapolri, matur sembah nuwon. Mugi-mugi panjenengan sehat diparingi keberkahan,” ucap Mbah Marsah dengan haru, Minggu (28/12/2025).
Sahroni (51), warga setempat sekaligus tetangga dekat Mbah Marsah, menyampaikan rasa terima kasih mewakili warga Kampung Tubui atas perhatian Kapolri kepada Mbah Marsah.
> “Beliau ini hidup sebatangkara dan buta huruf sejak kecil. Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo atas kepeduliannya. Bantuan ini sangat berarti bagi Mbah Marsah dan warga kami,” ujar Sahroni.
Menurutnya, selama proses renovasi berlangsung, Mbah Marsah juga dikontrakkan sementara hingga rumahnya selesai dibangun.
Acara serah terima kunci rumah dilaksanakan secara sederhana pada Minggu (28/12/2025), disaksikan oleh Ketua RT, RW, serta warga sekitar. Suasana haru menyelimuti momen tersebut, sebagai simbol nyata kehadiran negara bagi masyarakat yang benar-benar membutuhkan. (Zendre)
Editor : BangJO